Februari 12, 2012

5 tempat angker di Jakarta



Indonesia memang banyak sekali menyimpan cerita mistis, begitu juga dengan ibukota-nya yaitu Jakarta. Kawula muda tentunya tau segudang cerita tentang mistis yang ada di Jakarta. Nah berikut ini peringkat berdasarkan hasil telusuran Mass Darto. Mau tau kawula muda? yuk kita simak:

1. TPU Jeruk Purut.

Pada tahun 1986, seorang penjaga makam TPUJeruk Purut yang sedang jaga malam melihat sesosok pastur tak berkepala melintas di antara makam. Pastur itu menenteng kepalanya sendiri dan di belakangnya, ikut seekor anjing. Konon, pastur ini "salah pulang".

Ia mencari-cari makamnya yang sebenarnya berada di unit Kristen TPU Tanah Kusir, sedangkan di TPU Jeruk Purut hanya ada unit Islam. Penjaga makam yang melihat pastur kepala buntung itu, hingga kini masih menjaga makam dan dianggap kuncen atau orang yang dituakan di TPU Jeruk Purut. Kesaksiannya kemudian menyebar luas se-Jakarta dan hingga kini "Sang Pastur Kepala Buntung" menjadi legenda horor di Jeruk Purut. Konon, jika Anda ingin menemui pastur legendaris ini, Anda harus datang pada malam Jumat dengan jumlah ganjil (sendiri atau bertiga).

2. Lintasan Kereta Bintaro.

Pada 19 Oktober 1987, terjadi kecelakaan kereta yang menewaskan ratusan orang di dekat Stasiun Sudimara,Bintaro. Di lintasannya sendiri juga sudah berulang kali terjadikecelakaan yang memakan korban nyawa. Konon, lintasan ini dianggapangker karena sering terdengar suara orang menangis dan menjerit.

3. Terowongan Casablanca.

Dibangun di atas tanah pekuburan,terowongan Casablanca, ketika pembongkaran kuburan tersebut, bahkan ada 1 jenazah yang masih utuh.

Dari terowongan Casablancasampai kira-kira radius 40 meter sesudahnya, banyak terjadi kecelakaanyang penyebabnya tidak masuk akal. Biasanya karena pengendara motor atau mobil melihat sesosok perempuan tiba-tiba menyeberang di hadapan kendaraannya. Menurut warga, ada baiknya ketika melewati terowongan ini, pengemudi kendaraan membunyikan klakson untuk "menyapa" penghuni terowongan.

4. Lubang Buaya.

Pada 30 September 1965, ditemukan jenazah 6 orang jenderal dan seorang letnan TNI dikubur di dalam sumur ini. Di sebelah sumur tersebut, terdapat ruang yang 7 di dalamnya terisi patung patung patung replika dan terdengar suara yang menceritakan penyiksaan terhadap ketujuh pahlawan tadi. Di sebelah ruangan tadi terdapat dua rumah lengkap dengan perabot asli. Rumah-rumah tadi disebut sebagai pos komando dan dapur umum pasukan PKI. Kemudian, dibangunlahMonumen Pancasila Sakti untuk menghormati jasa ketujuh pahlawan tadi.

5. Rumah Pondok Indah.

Masih ingat ramainya pembicaraan di akhir September 2002 tentang hilangnya seorang tukang nasi goreng di depan rumah kosong ini? Kejadian ini jadi menghebohkan karena di depan rumah tersebut hanya tertinggal gerobak nasi gorengnya.

Konon katanya, malam sebelum hilang tukang nasi goreng tersebut hendak mengantar nasi goreng yang dipesan oleh seorang perempuan ke dalam rumah. Namun, ia tak pernah keluar lagi. Mengenai sejarah rumah itu, konon seisi keluarga pemilik rumah ini tewas dalam peristiwa perampokan bermotif persaingan bisnis.

Sejak itu, banyak orang yang lewat kerap melihat jelmaan hantu sepertihantu bapak-bapak dan hantu perempuan. Namun, akhir-akhir ini sudah tidak banyak kejadian horor yang dilaporkan terjadi di rumah ini. Bahkan beberapa waktu lalu, rumah ini sempat dijadikan tempat bermalam para tunawisma

Tidak ada komentar:

Posting Komentar